<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844</id><updated>2011-07-08T21:20:14.659+07:00</updated><category term='remaja'/><category term='musik'/><category term='story'/><category term='teknologi'/><category term='global'/><category term='curhat'/><category term='kemanusiaan'/><category term='opini'/><category term='renungan'/><category term='ekonomi'/><category term='fakta'/><category term='Lingkungan'/><title type='text'>My Live My Secret . .</title><subtitle type='html'>Try to share and dare</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-2902189135129502058</id><published>2009-09-01T10:58:00.003+07:00</published><updated>2009-09-01T11:55:37.768+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fakta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='remaja'/><title type='text'>Ramadhan: Ingin Menjadi Usain Bolt</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SpypIcaofII/AAAAAAAAAGc/qSjUDRBbsac/s1600-h/clip_image004_0000.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 252px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SpypIcaofII/AAAAAAAAAGc/qSjUDRBbsac/s400/clip_image004_0000.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376358017705475202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Usain Bolt, sprinter asal Jamaika ini benar-benar luar biasa. kenapa tidak, tahun ini dia memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri dengan menempus waktu 9,58 detik untuk lari 100 M putra. Bahkan dia sangat percaya diri bisa lebih cepat dari rekor yang ia pecahkan sekarang. Saya jadi terinspirasi dengan semangat di dalam berlari. Jadi teringat sebuah story analogi dalam teknik berlari atletik.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Begini ceritanya, dalam dunia lari atletik, banyak sekali cabang yang diperlombakan. Ada 100 M, ada 200 M, 400 M, dan sebagainya. Namun, cerita kali ini adalah lomba lari 300 M. Pesertanya ada 4 orang yang terdiri dari Lingga, Fajar, Ecky, dan Fajri ( keempat nama diatas hanya pengandaian saja. Bagi yang tidak berkenan silahkan memberi komentarnya)&lt;br /&gt;Perlombaan pun di mulai dengan aba-aba dari wasit lomba, hentakkan "GO!" terlepas dan keempat pelari pun beraksi. Lingga, sosok bersemangat ingin menang langsung memimpin di beberapa meter pertama di ikuti oleh ecky yang lincah diposisi ke dua dilanjutkan fajar di urutan ke tiga dan ke empat. memasuki 100 M pertama, lingga terlihat mulai kelelahan dan seketika fajar mengambil alih posisi pertama dan lingga pun tersalip hingga menempati posisi ke tiga. Fajar merasa bangga dengan posisinya sekarang akan tetapi ecky membuntutinya di belakang dengan semangat yang jauh lebih luar biasa. Memasuki 100 M terakhir, Ecky terlihat semakin cepat dan fajar malah berkurang kecepatannya hingga menjelang finis, Ecky berhasil mendahului fajar dan memenangkan pertandingan sprint 300 M.&lt;br /&gt;Hasil Perlombaan:&lt;br /&gt;Posisi 1: Ecky&lt;br /&gt;Posisi 2: Fajar&lt;br /&gt;posisi 3: Lingga&lt;br /&gt;posisi 4: Fajri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh Ironi, lingga yang unggul di 100 M pertama ternyata gagal memenangkan perlombaan. Dan tak disangka pula ecky yang perlahan di permulaan justru berhasil meraih kemenangan. Fajri tetap di posisi terakhir karena melihat persiapan yang minim sebelum perlombaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup dilematis bukan?&lt;br /&gt;Coba kita intepretasikan perlombaan tersebut adalah 30 hari bulan Ramadhan tahun ini. Ada yang menjadi tradisi masyarakat kita yang bersemangat hanya di awal saja. Contohnya masjid di sekitar rumah, malam pertama saya dapat bagian luar masjid dan Semalam hiruk pikuk sudah jauh berbeda. spontan jumlah jamaah berkurang besar. Ini salah satu dari berbagai analog yang mencerminkan kondisi seperti ini. Apakah anda tipe seperti ini?&lt;br /&gt;Ada juga tipe masyarakat yang sama sekali tidak memiliki semangat dalam menyambut bahkan mengisi bulan Ramadhan. ga puasa, ga tarawih, dan yang dilakukan malah membuat dia kalah dari lainnya. Ini salah satu sebabnya adalah pengetahuan yang minim dalam memaknai Ramadhan itu sendiri. dan hasilnya pun masyarakt seperti ini akan tertinggal dari masyarakat lainnya, tak hanay materi tapi juga ruhiyah. apakah anda seperti ini?&lt;br /&gt;Tipe berikutnya jauh lebih baik dari 2 tipe sebelumnya, tipe kali ini adalah masyarakat yang semangat menyambut dan memeriahkan Ramadhan. Namun, tipe ini analognya adalah pelari bernama Fajar. Dipertengahan ia dalam kondisi puncak akan tetapi menjelang akhir pikirannya terbagi. Artinya, dia sudah tidak memfokuskan diri untuk lebih menyemangati bulan Ramadhan melainkan sibuk mempersiapkan hal-hal dunia menjelang lebaran. Ada yang sibuk beli pakaian, membuat kue, dan lainnya. Hal-hal ini yang membuat dia sedikit lupa dengan tujuannya Ramadhan.&lt;br /&gt;Dan terakhir adalah tipe masyarakat yang menjadi tujuan. Masyarakat yang dalam setiap hari di bulan Ramadhan, semangat, niat, dan kesibukkannya hanya untuk Ramadhan karena ia tau makna yang tersembunyi di bulan Ramadahn itu seperti apa dan senantiasa berfikir bahwa Ramadhan tahun ini bisa menjadi Ramadhan yang terakhir baginya.&lt;br /&gt;Untuk itu, mari kita maksimalkan Ramadhan tahun ini sebagai pemecah rekokr Ramadhan kita sebelumnya, yaitu menjadi lebih baik dan menjadi apa yang di janjikan Allah, Menjadi Manusia yang bertakwa.&lt;br /&gt;" Barang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan epbuh keimanan dan takwa, niscaya Allah akan mengampuni segala dosanya yang telah lalau." &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-2902189135129502058?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/2902189135129502058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=2902189135129502058' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/2902189135129502058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/2902189135129502058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2009/09/ramadhan-ingin-menjadi-usain-bolt.html' title='Ramadhan: Ingin Menjadi Usain Bolt'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SpypIcaofII/AAAAAAAAAGc/qSjUDRBbsac/s72-c/clip_image004_0000.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-5635183749255544998</id><published>2009-08-26T14:45:00.003+07:00</published><updated>2009-09-01T10:18:02.434+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='story'/><title type='text'>Gambaran Wafatnya Pemimpin yang Hebat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SpySPqM-TFI/AAAAAAAAAGU/BhPPo_pyor8/s1600-h/pemimpin.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 221px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SpySPqM-TFI/AAAAAAAAAGU/BhPPo_pyor8/s400/pemimpin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376332852897926226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaimana banyak digambarkan dalam buku sejarah masa lalu bahwa Abdurrahman bin Hisyam, yang biasa dipanggil dengan sebutan 'Al-Ausath', termasuk dari pemimpin yang besar pada dinasti Umayyah Andalusia,. Ia adalah laki-laki yang cerdas, rajin, tekun, dan bertanggungjawab atas segala urusan yang dipimpinnya.Sebagaimana halnya para pemimpin Andalusia yang terdahulu, Al-Ausath bekerja untuk mengabdi kepada negeri dan membahagiakan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Al-Ausath juga merupakan laki-laki yang berwatak halus dan cinta damai. Ia diterima dengan segala keputusannya oleh rakyatnya. Banyak yang memujinya serta patuh terhadap ketetapan yang diambilnya. Al-ausath juga bersahabat baik dengan Yahya bin Hikam Al-Ghozali, seorang penyair yang tekun. Juga dengan orang cerdas seperti Abbas bin Farnas,seorang pemikir dan penemu yang merupakan orang pertama yang menemukan ilmu penerbangan.&lt;br /&gt;Akan tetapi, pemimpin yang dicintai ini mengalami cobaan. Di usianya yang usdah menginjak lima puluh sembilan tahun, ia didera penyakit yang tak kunjung sembuh selama tiga tahun lamanya. Hingga konsidi fisiknya pun menjadi lemah. Menurut para pembesar dan sejarawan andalusia, penyakit yang dideritanya itu adalah penyakit kanker hati.&lt;br /&gt;Pada hari rabu yang keempat dari bulan Rabiul akhir tahun 238 hijriyah, sang pemimpin masih mengkhawatirkan keadaan dirinya. Namun, ia merasa bahwa kondisinya saat itu sudah semakin baik. Lalu, Al-Ausath segera mencari pembantunya untuk membawa dirinya ke istana yang letaknya di kordova dan sekitarnya. Ketika ia bersandar di atas singgasananya, ia dapat melihat para petani desa yang berada di sebelah selatan kordova. Ia juga dapat melihat sungai yang mengalir di bawahnya dan juga perahu yang melntas pelan dengan hirik pikuk para pengguna jasa transportasi air.&lt;br /&gt;Al-Ausath mulai mendengar kabar yang terjadi di sekitarnya. Ia menghibur dirinya dengan kisah-kisah dan kabar-kabar asing yang memebahagiakan. Lalu, matanya tertuju pada hewan ternak yang jauh, sedangkan penggembalanya duduk mengawasi sepanjang waktu dengan berteduh di bawah pohon dengan posisi bersandar di pohon tersebut. Al-Ausath lalu menarik nafas panjang dalam-dalam. Kemudian ia membaut gambaran dan meneteskan air matanya, lalau berkata,"Demi Allah, aku lebih suka dengan tempat keududkan penggembala itu, ia tidak terlibat dengan apa yang berkaitan dengan urusan duniawi yang berat dan tidak terikat dengan urusan manusia dan tanggungjawab pada masyarakat."&lt;br /&gt;Ia lalu memanggil perdana menterinya dan berkata," Aku ingin memeperbaharui janji dan perencanaan kota kita. Besok kita akan pergi dengan berkendara bersama-sama untuk suatu perjalanan jauh. Segeralah berkemas dan sipakan apa saja yang dibutuhkan untuk bekal perjalanan esok hari. Kerjakanlah dengan segera karena kita berangkat pagi dengan izin Allah."&lt;br /&gt;Kemudian perdana menteri tersebut melaksanakan semua perintahnya. Ia pun segera menemui kepala pembantu yang berada di ruangannya seraya berkata," Masuklah ke dalam kamar sang raja, bukalah lemari pakaiannya dan ambilkanlah kain yosfia yang paling bagus bentuknya." Maka dikerjakanlah perintash tersebut.&lt;br /&gt;Kemudian sang pembantu segera mengirimkan kain itu kepada penjahit kerajaan. Ia meminta dibuatkan baju untuk sang raja dan juga membuat peci untuknya yang sesuai dengan pakaian yang dikenakannya besok. Sang penjahit pun kemudian menjelaskan bahwa untuk membuat baju dan peci mustahil dilakukan dan terselesaikan dalam atu malam. Oleh karena itu, Al-Ausath memerintahkan untuk membatalkan pembuatan baju baru dan mencari baju lainnya di lemarinya. Permasalahan pakaian pun selesai dengan menemukan baju yang ada di lemarinya.&lt;br /&gt;Setelah menunaikan sholat maghrib, Al-Ausath merasakan kesehatannya berubah. Penyakitnya dirasakannay mulai kambuh kembali dan kondisinya semakin melemah. Dan hal itu terjadi berulang kali hingga ia pun menjadi sangat lemash. Menjelang pertangan malam, sang pemimpin mneghembuskan nafas yang terakhirnya.&lt;br /&gt;Pada saat yang sama setelah kematian Al-Ausath, anaknya segera menggantikannya sebagai raja. Sang anak seketika menemukan kain yosfia yang diletakkan ayahandanya di atas kursi singgasana. Ia mengetahui bahwa itu adalah keinginan ayahnya. Ia pun merasa kagum dengan sang ayah dan berkata,"ayahku ingin pergi jauh dengan pakaian yang bagus ini. Maka jadikanlah kain yosfia ini sebagai kain kafannya untuk menhadap Allah."&lt;br /&gt;Jadilah kain tesrebut sebagai kain kafan yang membungkus tubuh pemimpin zaman itu. Banyak rakyat yang membicarakan kejadina tersebut dan mengambil gambaran dan pelajaran atas peristiwa yang terjadi serta segala bentuk kepemimpinan Al-Ausath. Sebuah gambaran sosok pemimpin yang patut di jadikan referensi bagi pemimpin-pemimpin saat ini.&lt;br /&gt;Kita tidak pernah menegtahui jalan kita pendek ataupun panjang. Yang pasti, kita akan kembali kepadaNya dan itu tidak diragukan lagi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-5635183749255544998?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/5635183749255544998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=5635183749255544998' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/5635183749255544998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/5635183749255544998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2009/08/gambaran-wafatnya-pemimpin-yang-hebat.html' title='Gambaran Wafatnya Pemimpin yang Hebat'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SpySPqM-TFI/AAAAAAAAAGU/BhPPo_pyor8/s72-c/pemimpin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-5770074935141804922</id><published>2009-08-03T13:55:00.002+07:00</published><updated>2009-08-03T14:49:27.258+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fakta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teknologi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='remaja'/><title type='text'>HiperOnlinemia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SnaWIGIfUeI/AAAAAAAAAGM/N8EMwQ9E7WE/s1600-h/yahoo_messenger_logo_270x264.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 270px; height: 264px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SnaWIGIfUeI/AAAAAAAAAGM/N8EMwQ9E7WE/s400/yahoo_messenger_logo_270x264.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365641071887864290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pernahkan pembaca 'Ngenet berjam-jam'?&lt;br /&gt;atau seharian YM-an di Hp?&lt;br /&gt;atau Facebook-an dengan teman hingga larut malam?&lt;br /&gt;Sebaiknya pembaca mengurangi hal tersebut karena anda sekarang berada dalam kondisi HiperOnlinemia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita lihat dari dunia kesehatan jelas sekali tidak ada penyakit atau kelainan seperti ini. Tetapi, HiperOnlinemia merupakan sindrom anak muda masa kini yang gemar sekali 'Online'. HiperOnlinemia ini pada dasarnya didukung oleh banyak hal, salah satunya yang berpengeruh kuat adalah teknologi. Sebut saja Blackberry (BB) yang memiliki Blackberry Messager yang setiap waktu terus terhubung dengan dunia maya internet. Dan masih banyak sekali faktor-faktor pendukung terjadinya sindrom kaula muda ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya menbaca kata ini saja sudah cukup jenaka bila melihat budaya konsumtif pemuda yang cenderung lebih memilih 'Online' dari pada melakukan hal yang jauh lebih berarti untuk dirinya maupun untuk orang lain. Asia akan jadi kawasan internet terpadat di dunia pada 2013. Demikian hasil penelitian Forrester Research, yang dilansir baru-baru ini. Menurut riset itu, pada 2013 Asia bakal mendominasi sekitar 43% populasi pengguna internet di seluruh dunia. Dari angka itu, China mengambil porsi terbesar, yakni 17%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, angka pertumbuhan di AS, Eropa Barat, serta negara-negara industri besar di Asia Pasifik, seperti Australia, Jepang, dan Korsel justru akan turun hingga hanya sekitar 1-3%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan melihat dari sudut pandang warga negara Indonesia. Mayoritas pemuda Online hanya sekedar melihat status temannya, atau hanya ingin terlihat exist di group ataupun komunitasnya. Sebut saja komunitas 'facebook'. Facebook seakan menyedot perhatian dunia. Dengan jumlah account lebih dari 200 juta dan terus bertambah, Facebook menjelma menjadi Sosial Networking terbesar saat ini. Tak terkecuali di Indonesia. Masyarakat Indonesia seakan keranjingan Facebook dan mulai meniggalkan Friendster, situs pertemanan yang lebih dahulu populer. Hal ini dikarenakan fitur-fitur yang diberikan Facebook sangat lengkap, mulai dari facebook chat, mengupload gambar dan video serta sebuah fitur baru dimana kita dapat menganti username dengan nama yang kita kehendaki. Tak heran jika situs karya mahasiswa jenius Harvard University, Mark Zuckerberg ini digilai di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Facebook telah membius jutaan pengguna internet di seluruh belahan dunia. Tua, muda, pegawai, pejabat, bahkan calon presiden turut menikmati indahnya berada dalam alam Facebook. Umat – umat baru Facebookers telah membuat jarak berkomunikasi dan bersosialisasi antar anggota menjadi tiada batas. Coba kita tengok grafik pertumbuhan Facebook yang bergerak cepat dibanding layanan Friendster yang semakin menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut data statistik yang dilansir CheckFacebook.com, jumlah pengguna Facebook di Indonesia telah masuk 10 besar jumlah pengguna Facebook terbesar di dunia. Indonesia bertengger di peringkat tujuh, mengalahkan Australia, Spanyol, dan Kolombia di peringkat 10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut data tersebut, yang dikutip TeknologiNET, diketahui Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna Facebook terbesar kedua setelah Turki di Benua Asia, yakni sebesar 5.949.740 user. Sementara Turki, yang menduduki peringkat keempat di dunia, memiliki 10.926.180 user per Selasa, 16 Juni 2009 pukul 17.00 WIB.&lt;br /&gt;Perlu diketahui, saat ini pengguna Facebook di dunia telah mencapai 219.286.560 user. Amerika Serikat masih memimpin di posisi teratas dengan 66,7 juta, jauh meninggalkan Inggris di posisi kedua dengan 17,6 juta user.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di posisi ketiga menyusul Kanada dengan 11,2 juta. Peringkat lima dihinggapi Perancis dengan 10,1 juta pengguna dan disusul 9,7 juta oleh Italia, yang berada persis di atas peringkat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal persentase populasi online, Indonesia mencapai angka 23,8 persen. Artinya, kurang lebih 23,8 persen dari total populasi penduduk di Indonesia telah terdaftar di Facebook. Angka tersebut masih jauh dibandingkan Bangladesh yang memiliki 79,4 persen, terbaik di dunia.&lt;br /&gt;Adapun Vietnam, saat ini masih menjadi negara dengan pertumbuhan pengguna Facebook teratas di dunia dengan 22,34 persen pertumbuhan. Polandia dan China menyusul dengan masing-masing mencatat pertumbuhan 11,3 persen dan 10,8 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanapun kita menemukan tempat yang ada koneksi internetnya pasti kita dapat melihat satu dua orang yang sedang asyik ber-facebook ria. Entah itu di kantor, warnet,rumah sampai kafe-kafe yang menyediakan fasilitas wifi. Makanya tak heran jika Indonesia menempati urutan ke 7 dunia dalam hal penggunaan facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini salah satu media alasan yang dipergunakan para korban HiperOnlinemia untuk terun beraktivitas Online yang notabene seharusnya dimanfaatkan untuk menjaring informasi yang lebih luas, bukan sekedar Chatting ataupun update status facebook.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-5770074935141804922?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/5770074935141804922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=5770074935141804922' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/5770074935141804922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/5770074935141804922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2009/08/hiperonlinemia.html' title='HiperOnlinemia'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SnaWIGIfUeI/AAAAAAAAAGM/N8EMwQ9E7WE/s72-c/yahoo_messenger_logo_270x264.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-8651029501127750225</id><published>2009-08-03T11:18:00.003+07:00</published><updated>2009-08-03T13:55:02.037+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemanusiaan'/><title type='text'>Jangan Menyerah!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SnZ7z7f04zI/AAAAAAAAAGE/ZC_SN__Axbw/s1600-h/dontgiveup.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SnZ7z7f04zI/AAAAAAAAAGE/ZC_SN__Axbw/s400/dontgiveup.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365612138133250866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini dunia musik Indonesia tercoreng dengan berita kontroversi "pagliat" yang dilakukan oleh salah satu band pendatang baru yaitu 'D'masiv'. Menurut beberapa pihak, mereka banyak sekali mengaransemen karya-karya penyanyi barat. Sebut saja lagu 'Jangan Menyerah' yang menurut beberapa media lagu tersebut berasal dari group band Muse. Namun kali ini saya tidak akan banyak berkomentar tentang etika bermusik melainkan belajar mengajak para pembaca untuk melihat dari sisi lain, yaitu message yang ingin disampaikan pada lagu ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mari lita lihat lirik lagi 'Jangan Menyerah' berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada manusia&lt;br /&gt;Yang terlahir sempurna&lt;br /&gt;Jangan kau sesali&lt;br /&gt;Segala yang telah terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pasti pernah&lt;br /&gt;Dapatkan cobaan yang berat&lt;br /&gt;Seakan hidup ini&lt;br /&gt;Tak ada artinya lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff 1:&lt;br /&gt;Syukuri apa yang ada&lt;br /&gt;Hidup adalah anugerah&lt;br /&gt;Tetap jalani hidup ini&lt;br /&gt;Melakukan yang terbaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada manusia&lt;br /&gt;Yang terlahir sempurna&lt;br /&gt;Jangan kau sesali&lt;br /&gt;Segala yang telah terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to Reff 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff 2:&lt;br /&gt;Tuhan pasti kan menunjukkan&lt;br /&gt;Kebesaran dan kuasanya&lt;br /&gt;Bagi hambanya yang sabar&lt;br /&gt;Dan tak kenal Putus asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bagi yang mau download lagunya, silahkan download di share for me di gadget)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup memiliki pesan bukan? Saya berpendapat lagu ini sebagai sarana pengingat kita agar untuk terus berjuang dan jangan pernah menyerah menjalani hidup yang fana ini. Sebuah bukti real menunjukkan banyak sekali saudara-saudara kita yang sangat lemah dan melakukan pelarian menuju hal yang negatif. sebut saja kejadian di salah satu kecamatan yang terletak di Cianjur, seorang ayah beranak 4 tega membakar anaknya berusia 2 tahun hidup-hidup dengan alibi dia tidak mampu lagi menafkahi keluarganya. Lebih tragis lagi sebuah keluarga yang menjual anaknya hanya dengan uang 3 juta rupiah. Uang itu seketika habis hanya untuk membayar hutang-hutangnya selama ini. Itupun tidak berbayar lunas semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat ironi memang, terpaan badai resesi ekonomi yang masih bergulir menambah parah perjuangan hidup setiap orang. Ada yang mengakhiri hidupnya, ada yang mengambil jalan pintas agar menjadi kaya, ada juga yang terganggu kesadarannya karena tidak kuat menahan hinanya kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unutk itu, mari kita dengarkan renungkan kembali semua permasalahan kita dan coba berfikir jernih untuk segera mengakhiri dan menyelesaikan semuanya dengan cara yang baik. Sungguh, setiap permasalahan pasti ada penyelesaiannya. Yang terpenting butuh sebuah kekuatan yang paling besar dari lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah pembicaraan antara seorang murid dengan gurunya dalam sebuah mentoring di salah satu SMP di Depok, berikut kutipannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid: Kak, gunungkan besar bgt, ada ga yang lebih kuat dari gunung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakak mentor: ada yang lebih kuat dari gunung yaitu besi. kenapa? karena besi bisa melubangi isi perut gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid: lalu ada yang lebih kuat dari besi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kaka mentor: ada juga, yaitu api. Api dapat melelehkan besi hingga bentuknya dapat berubah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;murid: pasti ada lagi deh yang lebih kuat dari api?? ya kan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kakak mentor: betul sekali, kk jelasin ya, yang lebih kuat dari api adalah air karena air dapat memadamkan api. lalu ternyata ada yang lebih kuat dari di api yaitu angin, karena dapat mengendalikan air hingan kekuatannya. Namun, angin tidak lebih kuat dari manusia yaitu kita. Karena kita dapat mengendalikan angin, air , api, dan besi. Akan tetapi ada yang lebih kuat lagi yaitu amal sholeh. Dan yang paling kuat diantara semuanya adalah keikhlasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harap pembaca dapat menyelaraskan tulisan saya dengan sebuah pembicaraan di atas. Intinya, Kita butuh mengasah dan menjalankan sebuha kekuatan yang terkuat yaitu keikhlasan. Sungguh, jika kita menjalankan kehidupan ini dengan penuh keikhlasan, semua akan berjalan degna baik dan semua krikil yang mengganjal perjalanan hidup kita tidaklah berarti. Dan yang pasti akan membuat jiwa kita tidak mudah dan tidak akan menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Never Say Give Up!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-8651029501127750225?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/8651029501127750225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=8651029501127750225' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/8651029501127750225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/8651029501127750225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2009/08/jangan-menyerah.html' title='Jangan Menyerah!!!'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SnZ7z7f04zI/AAAAAAAAAGE/ZC_SN__Axbw/s72-c/dontgiveup.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-8067477045176331303</id><published>2009-07-29T11:38:00.003+07:00</published><updated>2009-07-31T13:21:32.814+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fakta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='global'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ekonomi'/><title type='text'>The Fed</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/Sm_S0leXiyI/AAAAAAAAAF8/IlAGoYG9Cjs/s1600-h/moneter2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/Sm_S0leXiyI/AAAAAAAAAF8/IlAGoYG9Cjs/s400/moneter2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363737482076064546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Krisis keuangan global yang berpusat di Amerika Serikat di akhir pemerintahan George Bush, bukan sekedar peringatan. Krisis itu dalam tempo singkat menghancurkan lembaga-lembaga keuangan global seperti Citi Group (asset 236,7 miliar dolar tinggal 97,8 miliar dolar), Lehman Brother (asset 34,4 miliar dolar tinggal 2,5 miliar dolar), Fannie Mae (asset 64,8 miliar dolar tinggal 0,7 miliar dolar), Freddy Mac ( asset 41,5 miliar dolar tinggal 0,3 miliar dolar) dll.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk ukuran korporat, lembaga-lembaga tersebut luar biasa besarnya, misalnya bila kita bandingkan dengan cadangan devisa Indonesia akhir tahun lalu 2008 yang jumlahnya 51,5 miliar dolar! Krisispun berubah menjadi tsunami ekonomi, menghancurkan system perbankan terkemuka di AS, dan dengan  cepat menyebar ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam system financial global, AS menyerap lebih dari 50% ekspor dunia. Bial krisis terjadi disini, tak pelak, mesin ekonomi dinua terganggu. Tidak terkecuali Indonesia walaupun masih menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang positif. Dari krisis ini, menurut BPS diprediksikan sampai akhir tahun 2009 ini, akan terjadi tambahan pengangguran hingga tiga juta orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Indonesia ditimpa krisis moneter pada akhir 1997, pemerintah terpaksa “mengemis” bantuan IMF. HAsilnya, rekomendasi badan dunia ini, Indonesia harung mengutang lebih dari 5 miliar dolar. Ditambah lagi negeri tercinta ini dipaksa menjual aset-aset BUMN dengan harga miring ketangan asing. Namun yang kita lihat sekarang, ketika AS ditimpa krisis, dan parlemen kemudian menyetujui Bailout (pemindahan kerugian pada pembayaran pajak) senilai 700 miliar dolar, dunia tidak ada yang menanyakan dana itu kemana? Apakah utang dari IMF? Tidak mungkin!! Apakah hasil menjual aset-aset Negara?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah ironi terbesar sepanjang sejarah perbankan dunia, hokum ekonomi yang diajarkan sewaktu bangku sekolah dan kuliah tidak berlaku untuk kondisi riil AS. Negeri AS bias mencetak dolar lebih banyak dan lebih banyak lagi, tanpa khawatir terjadi inflasi. KArena 60 persen debisa Negara-negara dalam bentuk dolar (kertas, bukan emas). Kalau ada dampak inflasi yang ditimbulkan dari percetakkan berlebihan dolar itu, maka bukan AS saja yang menanggung, tetapi juga seluruh masyarakat dunia yang memegang dolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri Indonesia juga terus menerbitkan obligasi (surat hutang), sementara Negara lain membelinya,pertanyaannya, apakah negeri ini bias membayar hutang tersebut? Menurut data yang dihimpun dari CIA Fact Book, dari 163 negara yang didata, AS berada diurutan paling buncit dengan besaran rekening mendekati minus 900 miliar dolar (bandingkan dengan Angola- Negara yang sering kita pandang sebelah mata-yang berada di urutan 26 dengan surplus 7,7 miliar dolar dan Indonesia di urutan 43 dengan surplus 1,6 miliar dolar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maish menurut CIA, AS berada di urutan teratas Negara dengan hutang luar negeri terbesar di dunia dengan nilai 12,2 Triliun dolar ( bandingkan dengan Indonesia dengan jumlah hutang 151,7 miliar dolar). Secara akutansi, AS semestinya sudah menjadi Negara bangkrut. Tetapi kenapa mereka masih tetap dianggap sebagai Negara adidaya ekonomi dunia? Ini karena system ekonomi Fiat Money dimana dolar menjadi sentralnya. Dengan sisitem ini, perdagangan dunia seperti dua pihak timpang. Satu sisi emnyediakan komoditi (emas, perak, minyak, kayu, ikan, dll yang menumbuhkannnya butuh waktu tahunan) sementara sisi lainnya cukup menyediakan dolar (yang bias dicetak seberapa banyak hanya dalam waktu hitungan detik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, The Fed (AS) sebagai kreditor adalah pelahap aset-set riil sedangkan ngara-negara pengguna dolar hanya menikmati perangkat kertas. Indonesia dan Negara berkembang lainnya sadar atau tidak sadar, telah tertipu dan diperas habis-habisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata yang mengatur ini bukan Negara AS sendiri, tapi segelintir Cukong yang mendapatkan Previllage mengelola keuangan melalui The Fed. Bank Sentral AS ini tidak seperti bank sentral umumnya dunia karena meraka bukanlah lembaga pemerintahan. The Fed murni dimiliki swasta (para kapitalis dan sosialis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat AS sendiri pada dasarnya juga menjadi korban krisis, tetapi tidak dengan cukong-cukong ini. Bahkan seorang anggota kongres, Louis Mc Fadden, yang menentang untuk dikembalikannya kepada Negara, pada tahun 1934 tidak berhasil menggugatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tujuan dari sosialisme tidak lain membangun tata dunia baru ( The New World Order) memalui sosialisme Dunia di bawah satu pemerintahan dunia. Tujuan tersembunyi lainnya adalah penghapusan emas dan standard emas sebagai dasar moneter dunia. Dan pengantian emas sebagai moneter dunia secara resmi dilarang presiden Nixon pada tahun 1971.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, krisis yang terjadi sat ini, hamper dipastikan bukan yang terakhir. Ini mungkin baru permulaan untuk terjadi krisis yang maha dahsyat dengan skup yang lebih luas lagi. Selama Fiat Money masih menjadi System Integral Moneter Global, maka dunia tidak akan pernah aman dan stabil dari gangguan krisis ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Fiat Money merupakan uang kertas yang diciptakan tanpa didukung (backed) dengan logam mulia seperti emas. Penerbit Fiat money (The Fed) sangat diuntungkan dengan penerbitan tersebut. Contoh: untuk biaya 1 lembar US$ 100 kira-kira 4 sen US$. Artinya: US$ 100 – US$ 0.40 = US$ 99.96. Keuntungan The Fed untuk setiap penerbitan US$ 100 kira-kira sebesar US$ 99.96.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa disimpulkan bila AS menikmati pendapatan yang luar biasa besar dari penciptaan dolar ini. Sementara belahan dunia lainnya ada 2,8 miliar jiwa yang hidupnya bersusah payah hanya untuk mendapatkan dua dolar sehari dan bahkan 1,2 miliar jiwa yang kerja kerasnya hanya dihargai satu dolar sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, diperlukan sisitem moneter yang bukan hanya stabil, tetapi juga adil bagi semua pihak. Kembali ke system emas menjadi niscaya. Kita bias saja emnggunakan uang kertas, asalkan 100 persen di back up dengna emas dan logam milia lainnya, dengan demikian, tidak terjadi lagi eksploitasi satu Negara terhadap Negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perjuangan kearah itu tidak mudah. Meskipun system moneter sat ini sudah terbukti berujung pada kegagalan dan kegagalan, dan hanya memberi keuntungan sepihak lagi segelintir kelompok/Negara tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempertahankan system ini akan melanggengkan peran mereka sebagai “tuan” untuk memeras dan “memperbudak” Negara lainnya. Kalau tidak ada upaya untuk mengganti system ini, maka dunia tidak akan pernahs sepi dari krisis ekonomi yang telah merugikan jutaan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian semakin tanpak kebenaran islam, bahwa manusia tidak akan bahagia dan selamat dunia maupun akhirat selama meraka tidak menjadikan islam sebagai pedoman hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-8067477045176331303?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/8067477045176331303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=8067477045176331303' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/8067477045176331303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/8067477045176331303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2009/07/rahasia-fed.html' title='The Fed'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/Sm_S0leXiyI/AAAAAAAAAF8/IlAGoYG9Cjs/s72-c/moneter2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-438655723078522453</id><published>2009-07-27T14:32:00.003+07:00</published><updated>2009-08-03T13:01:50.419+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>Earth Song</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/Sm1k2UjrJqI/AAAAAAAAAF0/RWforDIQRY8/s1600-h/reign_of_fire.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/Sm1k2UjrJqI/AAAAAAAAAF0/RWforDIQRY8/s400/reign_of_fire.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363053615662180002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saat ini hampir seluruh penjuru dunia masih terpana kasus wafatnya King of Pop Michael Jackson. Kali ini saya tidak akan membahas tentang beliau melainkan karyanya. Bukan Heal the world, trieller, ataupun black or white yang melegenda. Mari lihat liriknya berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;What about sunrise&lt;br /&gt;What about rain&lt;br /&gt;What about all the things&lt;br /&gt;That you said we were to gain...&lt;br /&gt;What about killing fields&lt;br /&gt;Is there a time&lt;br /&gt;What about all the things&lt;br /&gt;That you said was yours and mine...&lt;br /&gt;Did you ever stop to notice&lt;br /&gt;All the blood we've shed before&lt;br /&gt;Did you ever stop to notice&lt;br /&gt;The crying Earth the weeping shores?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaaaaaaaah oooooooooo&lt;br /&gt;Aaaaaaaaah oooooooooo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What have we done to the world&lt;br /&gt;Look what we've done&lt;br /&gt;What about all the peace&lt;br /&gt;That you pledge your only son...&lt;br /&gt;What about flowering fields&lt;br /&gt;Is there a time&lt;br /&gt;What about all the dreams&lt;br /&gt;That you said was yours and mine...&lt;br /&gt;Did you ever stop to notice&lt;br /&gt;All the children dead from war&lt;br /&gt;Did you ever stop to notice&lt;br /&gt;The crying Earth the weeping shores&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaaaaaaaah oooooooooo&lt;br /&gt;Aaaaaaaaah oooooooooo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I used to dream&lt;br /&gt;I used to glance beyond the stars&lt;br /&gt;Now I don't know where we are&lt;br /&gt;Although I know we've drifted far&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaaaaaaaah oooooooooo&lt;br /&gt;Aaaaaaaaah oooooooooo&lt;br /&gt;Aaaaaaaaah oooooooooo&lt;br /&gt;Aaaaaaaaah oooooooooo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hey, what about yesterday&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about the seas&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;The heavens are falling down&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;I can't even breathe&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about apathy&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;I need you&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about nature's worth&lt;br /&gt;(ooo, ooo)&lt;br /&gt;It's our planet's womb&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about animals&lt;br /&gt;(What about it)&lt;br /&gt;We've turned kingdoms to dust&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about elephants&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;Have we lost their trust&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about crying whales&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;We're ravaging the seas&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about forest trails&lt;br /&gt;(ooo, ooo)&lt;br /&gt;Burnt despite our pleas&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about the holy land&lt;br /&gt;(What about it)&lt;br /&gt;Torn apart by greed&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about the common man&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;Can't we set him free&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about children dying&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;Can't you hear them cry&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;Where did we go wrong&lt;br /&gt;(ooo, ooo)&lt;br /&gt;Someone tell me why&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about baby boy&lt;br /&gt;(What about it)&lt;br /&gt;What about the days&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about all their joy&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about the man&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about the crying man&lt;br /&gt;(What about us)&lt;br /&gt;What about Abraham&lt;br /&gt;(What was us)&lt;br /&gt;What about death again&lt;br /&gt;(ooo, ooo)&lt;br /&gt;Do we give a damn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaaaaaaaah oooooooooo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mengenal lirik lagu ini?&lt;br /&gt;iya, ini merupakan lirik dari "Earth Song" Michael Jackson. Sebuah lirik yang sangat menarik bila melihat kondisi bumi kita sekarang ini yang entah berantah sebagian besar rusak oleh ulah manusia.&lt;br /&gt;Coba anda dengarkan lagu ini dengan memandang laut di sekitar anda, sebuah detakan hati yang lirih bercampur semangat untuk membangun dan memeperbaiki bumi kita lagi. Bencana alam dimana-mana yangs elalu saja diklaim bahwa hanya sekedar bencana alam biasa saja tanpa pernah berfikir penyebab terjadinya bencana alam tersebut. Di Negeri ini sangat marak bencana yang datang silih berganti. Sebut saja jebolnya tanggul penahan situ gintung yang menewaskan puluhan manusia tak berdosa. Tidak hanya itu, menurut laporan Walhi, antara tahun 2006-2008, di Indonesia sedikitnya telah terjadi 840 peristiwa bencana alam. Sedang periode sebelumnya, antara 1998 hingga 2003 tercatat sebanyak 647 bencana. Data bencana dari Bakornas Penanggulangan Bencana antara tahun 2003-2005 tercatat terjadi 1.429 bencana. Artinya, antara 1998 hingga 2008 terdapat indikasi peningkatan peristiwa bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Sumatera Selatan (Sumsel) saja, sepanjang tahun 2008 telah terjadi 30 kali bencana alam, antara lain bencana banjir, angin puting beliung, tanah longsor, serta kebakaran rumah warga maupun lahan. Bencana alam banjir sebanyak tiga kali terjadi antara lain di Kabupaten Musi Rawas, Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Ogan Ilir. Sedangkan tahun 2009 hingga saat ini telah terjadi bencana alam sebanyak enam kali, antara lain banjir di Kabupaten Ogan Ilir termasuk di wilayah Kota Palembang (Regional Roll, 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ayal penyerapan dana bencana alam pun meningkat. Di awal 2009 sekarang saja, dana bencana alam di Departemen Sosial tahun 2009 sudah terserap sebanyak Rp 300 milliar dari Rp 400 miliar yang dianggarkan. Artinya yang tersisa pada Februari 2009 hanya Rp 100 milliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai bencana alam sebagai fenomena pemanasan global tersebut menurut peneliti yang juga dosen senior dari Fakultas Kehutanan UGM Ir San Afri Awang M.Sc (2008) merupakan dampak dari degradasi hutan. Bahkan dikawatirkan jika degradasi dan deforestasi hutan terus berlanjut sekiranya 20% pulau di wilayah Indonesia akan tenggelam seiring dengan naiknya suhu dan cuaca sekitar dua derajat celcius akibat pemanasan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga krisis air yang telah terjadi saat ini akan semakin parah. Menurut Hidayat Pawitan, Profesor Hidrologi Sumber Daya Air dari Institut Pertanian Bogor (IPB) (Kapanlagi.com, 2009), ketersediaan air permukaan di Pulau Jawa dan Bali sudah berada pada titik kritis, dengan perbandingan tingkat penggunaan dan ketersediaan air lebih dari 50%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan neraca penggunaan air nasional sudah lebih dari 50 persen indeksnya, ini sudah kritis. Indeks ketersediaan air yang aman kurang dari 30%. Saat ini ketersediaan air di Jawa dan Bali sekitar 126.451 juta meter kubik dengan total kebutuhan air 65.840 juta meter kubik, dimana 80% di antaranya digunakan untuk keperluan irigasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu terjadi karena Pulau Jawa dan Bali telah mengalami perubahan signifikan dalam aspek sosio-ekonomi, lingkungan, klimatologi serta hidrologi yang secara langsung mempengaruhi ketersediaan air permukaan. Kebutuhan air di kawasan itu semakin meningkat, seiring pertumbuhan populasi dan peningkatan polusi, sementara kemampuan lahan untuk menahan dan menyimpan air makin rendah, akibat deforestasi dan kerusakan lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah sebagina kecil dari dampak kerusakan bumi yang terjadi saat ini, untuk itu, mari kita bersama-sama melestarikan lingkungan kita, bumi kita, agar kelak menjadi temapt hunian yang tetap indah untuk generasi kita selanjutnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-438655723078522453?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/438655723078522453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=438655723078522453' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/438655723078522453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/438655723078522453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2009/07/earth-song.html' title='Earth Song'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/Sm1k2UjrJqI/AAAAAAAAAF0/RWforDIQRY8/s72-c/reign_of_fire.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-2043955931050104769</id><published>2009-07-23T13:02:00.004+07:00</published><updated>2009-07-29T13:37:14.328+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemanusiaan'/><title type='text'>Hitamnya Kelaparan usia dini di tengah-tengah hiruk pikuk Modernisasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SmgGnW6cWkI/AAAAAAAAAFs/EhN23bFg0wo/s1600-h/kelaparan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 234px; height: 175px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SmgGnW6cWkI/AAAAAAAAAFs/EhN23bFg0wo/s400/kelaparan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361542629619948098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cukup ironi, peringatan hari anak nasional masih dibumbuhi dengan belum tuntasnya pengentasan kelaparan yang terjadi di negeri ini terutama yang merenggut keindahan kehidupan anak-anak. Bergulirnya MDGs yang digadang-gadangkan menjadi sebuah terobosan baru untuk mengentaskan kelaparan dan kemiskinan belum menunjukkan tajinya pada tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sedikitnya 13 juta anak Indonesia. Mereka kekurangan gizi karena kemiskinan yang menderanya.Menurut data badan PBB untuk urusan pangan atau United Nation World Food Programme (WFP), saat ini terdapat sekitar 13 juta anak Indonesia yang mengalami kekurangan gizi. Mereka tersebar di berbagai provinsi. Seperti di antaranya Nusa Tenggara Barat (NTT), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua.Jumlah ini tentu mencengangkan sekaligus memprihatinkan. Itu karena di negeri yang subur dan kaya raya dengan sumber daya alam ini terdapat jutaan anak yang menderita kelaparan. Karenanya kondisi memprihatinkan ini menjadi tanggung jawab semua pihak untuk mengatasinya.Kerja sama dan sinergi sangat penting untuk menyelesaikan persoalan pelik ini. Namun, lagi-lagi sangat ironi melihat moral pejabat tinggi negeri ini yang seolah menutup mata dan berpura-pura tidak mengetahui jutaan anak bangsa membutuhkan perhatiannya. sampai kapankah permasalahan ini akan terus berlangsung? apakah terselesaikan saat berakhirnya batas waktu MDGs? atau semua ini akan menjadi mata rantai untuk anak-anak Indonesia kedepannya?&lt;br /&gt;Masih ingatkan tentang sebuah drama kemanusiaan tentang seorang ibu dan anaknya meninggal karena kelaparan? jika lupa, saya akan sedikit mengupas kembali. Kejadian ini terjadi di daerah Makasar. Sebuah keluarga miskin beranak 5 dengan kepala rumah tangga hanya seorang tukang becak. Kelima buah hati mereka sungguh mengenaskan,namun hanya 3 yang berhasil keluar dari jerat kelaparan dan sisanya meninggal karena tak kuasa tubuh mungilnya menahan semua rasa sakitnya kelapran yang amat dahsyat. 1 anak meninggal dengan kondisi hanya memliki berat badan sepertiga dari berat normal anak seusianya. Sedangkan satunya lagi meniggal di dalam kandungan ibunya yang kelaparan. Coba anda bayangkan bagaimana kondisi janin jika ibunya sendiri kelaparan? Secara ilmu pengetahuan, janin tersebut tidak akan berkembang dengan baik bahkan dapat menyebabkan kecacatan fisik maupun mental. Bagaimana jika anak tersebut lahir dengan kondisi tersebut dan dilingkungan yang terlanda kelaparan? akan jauh lebih menyakitkan bukan? Anda sedih? Anda marah? Anda kecewa? inilah bukti nyata kinerja negeri ini menuntaskan kelaparan. &lt;br /&gt;Saya berharap, dengan memperingati hari Anak Indonesia tahun ini, dapat menghentakkan jantung hati kita dan para petinggi negeri ini untuk terus menghapuskan kelaparan di negeri tercinta Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-2043955931050104769?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/2043955931050104769/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=2043955931050104769' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/2043955931050104769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/2043955931050104769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2009/07/hitamnya-kelaparan-usia-dini-di-tengah.html' title='Hitamnya Kelaparan usia dini di tengah-tengah hiruk pikuk Modernisasi'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SmgGnW6cWkI/AAAAAAAAAFs/EhN23bFg0wo/s72-c/kelaparan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-494584933192337201</id><published>2008-04-30T16:08:00.007+07:00</published><updated>2009-07-27T13:39:19.445+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>Jelita</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SFCOl8yI-SI/AAAAAAAAAD0/o7kNtAnHbmw/s1600-h/Na+.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210821551490398498" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SFCOl8yI-SI/AAAAAAAAAD0/o7kNtAnHbmw/s400/Na%2B.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SCKvGRZDpFI/AAAAAAAAADs/SP_-atN2NUc/s1600-h/yup.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SCGCoBZDpEI/AAAAAAAAADk/z_aeL6IaQ7M/s1600-h/nur+=+bercahaya.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya, “Abi, ceritakan padaku tentang Akhwat Sejati.” Sang Ayah tersenyum dan menjawab :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya&lt;br /&gt;Tetapi dari kecantikan hati yang ada di baliknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona&lt;br /&gt;Tetapi dari sejauh mana ia menutupi tubuhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan&lt;br /&gt;Tetapi dari keikhlasannya memberikan kebaikan tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya&lt;br /&gt;Tetapi dari apa yang sering dibicarakan mulutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat keahliannya berbahasa&lt;br /&gt;Tetapi dari bagaimana caranya ia berbicara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian&lt;br /&gt;Tetapi dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari kekhawatirannya digoda orang di jalan&lt;br /&gt;Tetapi dari kekhawatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani&lt;br /&gt;Tetapi dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa syukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul&lt;br /&gt;Tetapi dari sejauh mana ia bisa menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-494584933192337201?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/494584933192337201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=494584933192337201' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/494584933192337201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/494584933192337201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2008/04/jelita.html' title='Jelita'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SFCOl8yI-SI/AAAAAAAAAD0/o7kNtAnHbmw/s72-c/Na%2B.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-9032948489268813532</id><published>2008-04-27T11:30:00.002+07:00</published><updated>2009-08-03T13:01:44.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>Pertengkatan kecil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SBQEIn6KGAI/AAAAAAAAADM/RNIOlpKn04k/s1600-h/raindrops.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SBQEIn6KGAI/AAAAAAAAADM/RNIOlpKn04k/s400/raindrops.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5193780816463403010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sedih bila kuingat pertengkaran itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mambuat jarak antara kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resaqh tiada menentu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilang canda tawamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ingin aku begini, tak ingin begini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, rangkaian masa yang t'lah terlewat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat batinku menangis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karna egoku, mungkin karna egomu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf aku buat begini, maaf aku begini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIla ingat kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janji persahabatan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takkkan mau berpisah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengkaran kecil kemarin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jadi lembaran hikmah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena aku ingin tetap menjadi sahabatmu, sahabatku....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-9032948489268813532?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/9032948489268813532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=9032948489268813532' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/9032948489268813532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/9032948489268813532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2008/04/pertengkatan-kecil.html' title='Pertengkatan kecil'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/SBQEIn6KGAI/AAAAAAAAADM/RNIOlpKn04k/s72-c/raindrops.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-666745290785473805</id><published>2008-03-19T16:31:00.000+07:00</published><updated>2009-07-27T13:40:09.862+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>Untuk Diriku dan Kalian Sang Pujangga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R-Dd_VgsNAI/AAAAAAAAADE/FPuMxAAQlEo/s1600-h/Giacomo_Balla-Gouache_Study__FUTUR-Gouache_on_Paper-1918.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R-Dd_VgsNAI/AAAAAAAAADE/FPuMxAAQlEo/s400/Giacomo_Balla-Gouache_Study__FUTUR-Gouache_on_Paper-1918.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5179383651651826690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah...?!? !? Ngaku..ngaku. ..&lt;br /&gt;Ikhwah...?!? !?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hei... aku sudah ikut mentoring"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku sudah liqo"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku sudah tarbiyah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku adalah ikhwah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kau bangga menyebut dirimu sebagai seorang ikhwah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kelakuanmu tak ubahnya sampah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boro-boro shalat tahajud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat wajib pun kau malas mengerjakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan shalat berjama'ah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, serasa mimpi saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi untuk sekedar membaca surat cintaNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huh... enakan baca novel, cerpen, atau komik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih asyik dan menghibur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada membekali diri dengan buku-buku islami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah engkau sudah tarbiyah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dengan lawan jenis kau begitu tak terjaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matamu berkeliaran, entah kemana hatimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ada tangan lembut seorang wanita yang tersodor&lt;br /&gt;kepadamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkaupun menyambutnya dengan hangat dengan dalih agar&lt;br /&gt;ke'ikhwahan' mu tidak&lt;br /&gt;turun derajatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau begitu pemilih dalam berdakwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mana yang bisa kau jadikan tempat penghidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal justru dakwahlah yang harus kau hidupkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau begitu pemilih dalam dakwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa nikmatnya bertaushiyah dengan sang lawan jenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi dengan dalih dakwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal entah berapa banyak teman-temanmu sejenis yang&lt;br /&gt;lebih membutuhkan bimbinganmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukanlah seorang ikhwah, orang yang tidak terjaga&lt;br /&gt;lisannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan pula seorang ikhwah, orang yang tak bisa menjaga&lt;br /&gt;mata dan hatinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari yang diharamkan Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukanlah seorang ikhwah, orang yang begitu mudah mengeluh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal ia memiliki Allah sebagai Pembelanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah pantas engkau mengaku sebagai seorang ikhwah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal akhlaqmu begitu jauh dari akhlaq yang sesuai&lt;br /&gt;dengan perintahNya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah engkau seorang ikhwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal engkau begitu malas beribadah kepadaNya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, kutanya kepadamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ikhwah kah dirimu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal amalanmu begitu ternoda dengan tujuan duniawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada sedikitpun engkau beramal kecuali mengharap pujian&lt;br /&gt;dan balasan dari manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah engkau malu telah berbuat begitu, wahai engkau&lt;br /&gt;yang mengaku sebagai ikhwah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kau lakukan saat ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika orang lain tengah berpeluh karena berdakwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang lainnya begitu letih meyeru kebaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sudah kau lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi komentator dakwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau turut melaju bersama putarannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, wahai orang yang mengaku dirinya sebagai ikhwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana engkau telah kubur hatimu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hei, sadarlah! Bangunlah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ajal menjemputmu sobat....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-666745290785473805?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/666745290785473805/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=666745290785473805' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/666745290785473805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/666745290785473805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2008/03/untuk-diriku-dan-kalian-sang-pujangga.html' title='Untuk Diriku dan Kalian Sang Pujangga'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R-Dd_VgsNAI/AAAAAAAAADE/FPuMxAAQlEo/s72-c/Giacomo_Balla-Gouache_Study__FUTUR-Gouache_on_Paper-1918.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-7539822694386435561</id><published>2008-03-16T17:17:00.001+07:00</published><updated>2009-07-27T13:40:33.588+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>Lentera Kata-kata Terakhir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R9z4PlgsM_I/AAAAAAAAAC8/pngU6XCdsQA/s1600-h/2_Love-letter.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R9z4PlgsM_I/AAAAAAAAAC8/pngU6XCdsQA/s200/2_Love-letter.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178286618220180466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?&lt;br /&gt;Ketika kita menangis?&lt;br /&gt;Ketika kita membayangkan?&lt;br /&gt;Ini karena hal yang terindah di dunia TIDAK TERLIHAT&lt;br /&gt;Kita semua agak aneh ... dan hidup sendiri juga agak aneh ...&lt;br /&gt;Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita ...&lt;br /&gt;Kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam keanehan serupa yang dinamakan CINTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan ...&lt;br /&gt;Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan ...&lt;br /&gt;Tapi ingatlah ...&lt;br /&gt;melepaskan BUKAN akhir dari dunia...&lt;br /&gt;melainkan awal suatu kehidupan baru ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,&lt;br /&gt;mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari ...&lt;br /&gt;dan mereka yang telah mencoba ...&lt;br /&gt;karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CINTA yang AGUNG?&lt;br /&gt;Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya ...&lt;br /&gt;Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia ...&lt;br /&gt;Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata 'Aku turut berbahagia untukmu'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila cinta tidak berhasil ... BEBASKAN dirimu ...&lt;br /&gt;Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI&lt;br /&gt;Ingatlah ... bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya,&lt;br /&gt;tapi ketika cinta itu mati ...&lt;br /&gt;kamu TIDAK perlu mati bersamanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang ...&lt;br /&gt;MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh&lt;br /&gt;Dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri ...&lt;br /&gt;dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada&lt;br /&gt;HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan2 kehidupan yang telah kau buat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEMAN SEJATI ...&lt;br /&gt;Mengerti ketika kamu berkata 'Aku lupa ...'&lt;br /&gt;Menunggu selamanya ketika kamu berkata 'Tunggu sebentar ...'&lt;br /&gt;Tetap tinggal ketika kamu berkata 'Tinggalkan aku sendiri...'&lt;br /&gt;Membuka pintu, meski kamu BELUM mengetuk dan berkata 'Bolehkan saya masuk?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENCINTAI ...&lt;br /&gt;BUKANlah bagaimana kamu melupakan ... melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN...&lt;br /&gt;BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan ... melainkan bagaimana kamu MENGERTI...&lt;br /&gt;BUKANlah apa yang kamu lihat ... melainkan apa yang kamu RASAKAN...&lt;br /&gt;BUKANlah bagaimana kamu melepaskan ... melainkan bagaimana kamu BERTAHAN...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati dibandingkan menangis tersedu-sedu&lt;br /&gt;Air mata yang keluar dapat dihapus...&lt;br /&gt;sementara air mata tersembunyi menggores luka yang takkan pernah hilang ...&lt;br /&gt;Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang ....&lt;br /&gt;Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG&lt;br /&gt;hanya karena kamu berbahagia...&lt;br /&gt;dapat mencintai seseorang...&lt;br /&gt;LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri ...&lt;br /&gt;Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang&lt;br /&gt;BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita&lt;br /&gt;MELAINKAN karena kita menyadari bahwa ia kan lebih bahagia bila kita melepaskannya...&lt;br /&gt;Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia...&lt;br /&gt;jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar-benar mencintai&lt;br /&gt;MELAINKAN BERJUANGLAH demi cintamu Itulah CINTA SEJATI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik menunggu orang yang kau inginkan DARIPADA berjalan bersama orang yang 'tersedia;&lt;br /&gt;Lebih baik menunggu orang yang kau cintai DARIPADA orang yang berada disekelilingmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik menunggu orang yang tepat&lt;br /&gt;karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang dengan hanya dengan 'seseorang'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu&lt;br /&gt;dan kadang kala, teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu&lt;br /&gt;adalah cinta yang tidak kamu sadari."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-7539822694386435561?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/7539822694386435561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=7539822694386435561' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/7539822694386435561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/7539822694386435561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2008/03/lentera-kata-kata-terakhir.html' title='Lentera Kata-kata Terakhir'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R9z4PlgsM_I/AAAAAAAAAC8/pngU6XCdsQA/s72-c/2_Love-letter.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-955593059866831756</id><published>2008-01-17T17:10:00.001+07:00</published><updated>2009-08-03T13:02:17.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='story'/><title type='text'>Singa Bermental Kambing</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R48qv5wTf7I/AAAAAAAAABw/B6ThRgh48II/s1600-h/bermalam3.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R48qv5wTf7I/AAAAAAAAABw/B6ThRgh48II/s400/bermalam3.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156387100808150962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;/span&gt;ebelum menulis ini, saya telah membaca sebuah karya novel yang menurut saya cukup baik dan menarik, yaitu Ketika Cinta Bertasbih episode 2. Kali ini saya tidak akan membahas tentang cerita cintanya. Akan tetapi saya sedikit menceritakan sepenggal cerita dari novel tersebut.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 0, 0);" class="code"&gt;&lt;code&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/code&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="DE"&gt; Dalam novel tersebut, Azzam menceritakan sebuah cerita yang cukup menarik. Ia menceritakan sebuah kisah seekor anak singa yang sejak awal lahir ia kehilangan induknya. Anak singa itu pun menjadi sebatang kara hingga suatu saat ada segerombolan kambing menemukan ia. Seekor induk kambing merasa iba melihat keadaan anak singa itu. Lalu ia mengajak anak singa itu ketempatnya dan menganggap ia anaknya. Anak singa itu diurus sampai ia menjadi dewasa. Sampai suatu saat, perkampungan kambing itu didatangi oleh seekor srigala yang sedang kelaparan. Mereka ketakutan melihat srigala itu, lalu, seekor dari mereka tertangkap dan srigala itu sudah tidak sabar memangsanya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Spontan, induk kambing meminta anak singanya untuk menolong kambing yang tretangkap tadi. Namun, anak singa itu bukannya mengaung malah mengembik. Srigala yang awalnya bergetar melihat melihat seekor anak singa tiba-tiba tertawa melihat seekor anak singa yang mengembik. Srigala itu pun pergi dengan perasaan riang dan terbahak-bahak. Setelah kejadian itu, semua kambing merasa murka dengan anak singa tersebut. Bahkan, induk kambing yang selama ini memberinya kasih sayang marah kepadanya. Anak singa merasa malu dengan kejadian tadi. Lalu, ia bertekad untuk menyelamatkan kawannya bila srigala itu muncul lagi. Saat-saat itu pun tiba. Srigala datang lagi dan bermaksud menyantap kambing lagi. Srigala itu tanpa berpikir panjang langsung mengejar kambing dan perasaan ingin melindungi kambing-kambing sirna dari hati anak singa itu, anak singa itu malah ikutan lari. Srigala semakin bingung melihat apa yang terjadi. Srigala itu mengubah targetnya menjadi mengejar anak singa. Ia ingin tahu sebenarnya yang telah terjadi. Tapi, seekor singa hutan datang dan mengaung dengan hebatnya. Sang srigala pun lari ketakutan. Singa hutan menghampiri anak singa dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. ” hai bangsaku, ada apa denganmu?” ”aku kambing!” jawab anak singa. Singa hutan segera membawa anak singa menuju tepi danau. Ia menyuruh anak singa melihat ke air. ”aku adalah singa dan kau mirip denganku, berarti kau juga sama denganku”. Saat itu ia baru tersadar bahwa ia seekor singa dan bukan seekor kambing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dari cerita ini, kita bisa merefleksikan diri kita bahwa kita dilahirkan menjadi seorang muslim. Namun, banyak dari saudara kita lupa tentang jati diri seorang muslim. Mereka beralasan lupa atau terpengaruh dengan lingkungannya. Padalal itu Cuma alasan yang tak bermakna.  Bahkan banyak dari masyarakat kita banyak yang menginginkan  orang lain seperti mereka.  Mereka tidak mau  dan tidak rela ada  orang lain yang lebih dari mereka.  Untuk itu, mereka  melakukan berbagai cara  agar hal  itu tidak terjadi.  Kesempatan  yang langka ini  yang dimanfaatkan oleh  syaitan  untuk  menambah banyak teman.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Para pembaca sekalian, jadilah seorang muslim sejati! Karena kita dilahirkan untuk menjadi seperti itu. Segala hasil yang kita akan dapat nanti merupakan usaha kita sendiri.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 0, 0);" class="code"&gt;&lt;code&gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-955593059866831756?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/955593059866831756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=955593059866831756' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/955593059866831756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/955593059866831756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2008/01/jati-diri-sebelum-menulis-ini-saya.html' title='Singa Bermental Kambing'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R48qv5wTf7I/AAAAAAAAABw/B6ThRgh48II/s72-c/bermalam3.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-6046773762135905663</id><published>2008-01-17T15:38:00.000+07:00</published><updated>2009-07-27T13:41:02.258+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='story'/><title type='text'>Dia Bukan Segalanya part 2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R48WfpwTf1I/AAAAAAAAABA/MZcMRfjPMtI/s1600-h/keloyang02.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R48WfpwTf1I/AAAAAAAAABA/MZcMRfjPMtI/s320/keloyang02.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156364831402721106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;7 Hari Mencari Bidadari&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Setelah mendengarkan penjelasan dari Ganesh kemarin, hari ini aku berangkat dari rumah dengan perasaan penuh tanda tanya.” Siapa “DIA”?” tanyaku dalam hati setiap kali teringat pernyataan Ganesh yang selalu memujinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di sekolah, tepatnya selama seminggu setelah pernyataan Ganesh kemarin, aku mulai sering pergi ke musholla. Anto dan Hasta merasa heran melihat perubahanku ini. Padahal, aku ke mosholla dengan prioritas utamanya untuk mencari tahu “DIA” dan Dhuha prioritas setelahnya. Setiap kali aku pergi kesana, aku tidak langsung sholat dhuha. Aku malah duduk diselasar musholla sambil melihat-lihat “DIA”. “ Kemana ya cewek bawel itu?” Tanyaku dalam hati. Sudah hamper 15 menit aku menunggu namun belum ada juga. Parahnya, aku langsung meninggalkan musholla tanpa sholat dhuha terlebih dahulu. Maklum saja, saat itu aku belum terlalu beriman. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Aku Ketahuan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Setelah pencarianku di musholla hampa, aku langsung berniat kembali ke kelas untuk mengobrol. &lt;span style="" lang="FI"&gt;Selama perjalanan melewati pintu gerbang selatan, tanpa sengaja aku melihat “DIA” dari kejauhan. Bodohnya diriku, tanpa sadar dan berpikir panjang, aku malah mengikutiya sampai-sampai “DIA”merasa diikuti dan saat itu pula aku sadar “DIA” menoleh kebelakang dan melihatku. Aku pun seketika berpaling dari belakangnya dan berpura-pura berbicara dengan orang lain yang sedang mengobrol dengan temannya di depan kelas 2-1. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Malangnya, orang yang aku ajak berpura-pura mengobrol tidak mengenalku. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Orang itu bahkan bertanya, “Lw siapa? Sok kenal banget lw!?” Aku malu bukan kepalang. Tak ku sadar pula aku mendengar “DIA” tertawa cukup keras yang tidak jauh dariku. Aku tak tau apa yang menyebabkan “DIA” tertawa. Tapi aku mulai berpikir kalau “DIA” menertawaiku. Perasaan pradugaku itu yang membuat Kekesalanku terhadap “DIA” semakin bertambah. Aku tak tahu iblis apa yang berada di dalam diriku yang menyebabkan aku berpikiran seperti itu. Hari itu begitu fana dan aku kembali ke kelas dengan perasaan malu dan kacau.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Geng Remang-remang yang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Malang&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Aku menaiki tangga kecil di depan kelasku dengan sangat lemas. “Er, kenapa lw? Tumben lw ga banyak berkicau? He..he..he..” Tanya Dante seraya mengejek. Aku tidak menjawab pertanyaan satu kata pun. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Aku pun sangsung masuk ke kelas dan duduk dengan tangan kulipat di atas meja. Aku memikirkan hal yang baru saja aku alami. Sempat sejenakku berpikir untuk mengakhiri ini semua. Karena baru sehari saja aku sudah mendapatkan hal yang kurang mengenakkan. Tapi, perasaanku menolak mentah-mentah. Lagi-lagi hatiku memberontak. Aku masih tidak bisa menerima omelan ”DIA” beberapa hari yang lalu. Tak terasa bel masuk pun telah berbunyi. Pelajaran Fisika pun dimulai. Berhubung guru fisika adalah wali kelas, jadi suasana kelas tidaklah terlalu tegang. PaK Guru mulai meminta kami membentuk sebuah kelompok dan seperti biasa kami berempat selalu bersama. Entah kenapa, setiap ada undian kelompok yang dilakukan secara random, kami selalu tebentuk menjadi sebuah kelompok. Hanya satu kali dari sekian undian kami berpencar. Mungkin itu sudah nasib kita untuk tersu bersama. Berhubung kami selalu bersama-sama dalam belajar, berkelompok, dan suka bermain di rental yang sama, lalu kami menyebut diri kami geng Remang-remang. Dinamakan remang-remang karena rental yang biasa kami kunjungi memiliki lampu yang agak redup dan remang-remang. Any way, Tugas kelompok kali ini kami membuat sebuah sebuah percobaan yang berhubungan dengan mekanika dengan al;at-alat sederhana. Setelah undian perkelompok selesai, sekarang tibanya waktu untuk undian kelompok yang pertama kali mempresentasikan percobaannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Hasta maju kedepan mewakili kami dan benar kata teman-teman yang lain kalau tangan Hasta itu selalu sial. Pasalnya kami mendapatkan giliran pertama yang maju duluan. Kami pun langsung menyalahkan satu sama lain. Kami berempat bingung ingin membuat apa. Hal ini diperparah dengan waktu yang Cuma sebentar. Dan kemungkinan, hanay kelompok kami saja yang maju. Kami pun memcoba menguras semua ide yang ada di otak kami dan tidak dapat jua. Yang kami lakukan malah ngobrol-ngobrol dan baca komik. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tanpa kita berempat sadari, pak guru melihat dan memanggil kami dan tak disangka, pak guru marah. Kami pun langsung mendapat hukuman. Kami mendapat tiga tugas sekaligus dan sialnya harus dikumpulkan esok hari. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mau tahu apa yang terjadi esok harinya? Dan bagaimana kisah Eriol mencari identitas "DIA" selama 6 hari lagi? Tunggu episode selanjutnya........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bersambung.......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-6046773762135905663?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/6046773762135905663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=6046773762135905663' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/6046773762135905663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/6046773762135905663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2008/01/dia-bukan-segalanya-part-2.html' title='Dia Bukan Segalanya part 2'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R48WfpwTf1I/AAAAAAAAABA/MZcMRfjPMtI/s72-c/keloyang02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7982548438213633844.post-8964897428340554716</id><published>2008-01-06T13:09:00.000+07:00</published><updated>2009-07-27T13:41:02.258+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='story'/><title type='text'>Dia BUkan Segalanya Part 1</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R4BxM5wTfyI/AAAAAAAAAAU/J7DSBMiFxp4/s1600-h/ist2_348336_icon_broken_heart.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R4BxM5wTfyI/AAAAAAAAAAU/J7DSBMiFxp4/s200/ist2_348336_icon_broken_heart.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152242440187641634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Semuanya Berawal dari Sana&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namaku eriol (bukan mana sebenarnya), aku sekolah di sebuah lembaga pendidikan negeri di Depok yang cukup terkenal dikalangan masyarakat. Di sana aku menemukan sebuah manufer kehidupan yang selama ini aku cari. Walaupun, terasa seperti empedu yang semanis madu. Akupun bingung dengan apa yang terjadi padaku. Semua bermulai dari saat itu.&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Mentoring Mengawali Semuanya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Seperti hari -hari biasa, aku menjalani kehidupan sekolahku dengan belajar yang terlihat sedikit main-main. Namun, 7 Oktober 2003 aku diajak mengikuti sebuah forum yang mereka sebut mentoring. Semula aku diajak oleh Wali kelasku yang aku tahu dia pembina rohis di SMPku. Selanjutnya teman-teman rohis mengajakku. Aku sama sekali tidak mengetahui apa itu mentoring. Lalu aku menerimanya dengan maksud hanya mempererat hubungan dengan wali kelas tanpa mengetahui secara pasti apa itu mentoring dan berniat hanya kumpul-kumpul saja bersama teman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari itu adalah hari Selasa. Setelah bel pulang berdering, Ganesh, salah seseorang sahabatku menghampiriku,”Er, jangan lupa ya….!, nanti ada mentor jam 2 di Mushalla!” terlihat Ganesh begitu semangat mengajak aku dan cowok lainnya. Setelah membereskan semua buku dan peralatan sekolah, aku beranjak pergi dai kelasku menuju Musholla. Tak lupa aku mengajak teman-temanku untuk shalat dan ikut mentoring bersamaku. Aku mengajak Anto, Hasta, Ibam, dan Dante. Mereka berempat adalah sahabatku yang begitu dekat, bahkan Anto mengaggap kita berlima adalah satu keluarga. Kami berjalan menuju musholla yang terletak di seberang. Selama perjalanan ke Musholla, kami membicarakan mentoring. ” Mentor ngapain aja Er?” tanya Ibam kepadaku.” Wahaha…, lw ga tau mentor Bam?” sahut Dante dengan penuh ejekan.” Mentor itu mirip kayak ngaji bareng gitu Bam!! Terus ada materi-materi yang perlu kita tau. Udah ngertikan?” Tambah Dante yang penuh percaya diri. Maklum, dia merupakan anak Ustazt dari Parung Bingung. Bisa dibilang ilmunya paling tinggi diantara kami berlima.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesaat tiba di Musholla, kami langsung menaruh semua tas kami di pinggir sudut perpustakaan yang ada di sana. Anto terlihat sedang duduk-duduk di selasar sambil mengobrol dengan temanya yang berbeda kelas. ” Anto, Sholat dulu! Ngobrolnya nanti aja abis sholat!” lagi-lagi Dante menasihatinya. Mendengar itu, Anto lekas wudhu bersama kami dan sholat dzuhur berjamaah. Setelah sholat, kami berlima bermaksud jajan makanan ringan di luar area sekolah. Anto dan Dante terlihat memegang perut mereka dan terlihat sekali kalau mereka berdua sedang lapar. Tapi, aku menolak ajakan mereka. Aku lebih menunggu di Musholla karena uang yang aku punya hanya tinggal buat ongkos pulang saja. Lalu mereka berempat pergi untuk jajan dan aku menunggu sendiri di Musholla.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sambil menunggu mentor yang masih setengah jam lagi, aku membaca sebuah komik dan tanpa terasa aku ketiduran di dalam. Baru sejenak ketiduran, seseorang wanita tak ku kenal yang berkerudung putih panjang itu berkoar-koar di dalam musholla. Wanita itu, sebut saja ”DIA” terlihat kesal melihat aku tidur di dalam. Tidak hanay aku saja yang tidur di dalam, ada beberapa anak kelas 3 yang juga tidur-tiduran. Akupun mulai tersadar perlahan mendengar suaranya yang cukup keras. Bola mataku yang sayup-sayup tak jelas melihat ”DIA”. Aku membayangkan ”DIA” dengan penuh semangat menegur kami yang sedang tiduran. Seperti kebanyakan orang, aku sangat kesal saat sedang tidur lalu diomelin dengan nada yang cukup keras. Aku beranjak dari tidurku dan menuju keluar menghampirinya. Kekesalan yang meluap di dalam diriku terkapar sesaat melihat dirinya. Aku terpaku melihat dia mengomeliku tanpa adanya kemarahan di hatinya. Sekejap kulihat tatapan mata tajamnya menunjukkan ketegasan yang ingin dia sampaikan kepadaku. Aku menundukkan kepalaku karena aku tak sanggup berhadapan dengannya. Hal itu bergulir beberapa menit, sampai akhirnya semua itu berakhir tanpa aku berkata sedikitpun. ”DIA” hanya memberikan aku sebuah senyuman manis sambil berkata,”Jangan tidur-tiduran lagi ya…!” Nasihat pertama yang kau dapatkan dari seorang yang tak ku kenal semasa sekolah. Aku merasakan ada sesuatu yang berbeda di dalam dirinya. Namun, aku masih kesal ”DIA” mengomeliku di depan orang banyak. Padahal yang tidur di dalam tidak Cuma aku, kenapa aku saja yang diomelin? Perasaan kesal seketika hilang saat Wali kelas dan teman-temanku tiba. ”Kenapa Er? Kok cemberut aja? Abis diapain ma ”DIA”?,he..he..he..” Ujar ejekan Ganesh yang sepertinya kenal dengan ”DIA”. Aku tak menanggapi pertanyaan Ganesh tanpa kata sedikitpun. Ganesh dan Anto merasa heran dan sedikit kesal melihatku seperti itu. Melihat diriku yang penuh emosi ini, aku lekas berwudhu berharap dapat menghilangkan segala penat di hatiku. Alhamdulillah, semua hilang dalam sekejap. Aku memulai mentor pertamaku dengan perasan yang lega.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Siang Hari yang terik, Penuh Amarah, Namun Terasa sangat Menyejukkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jam di selasar Musholla sudah menunjukkan jam 2 siang pertanda mentor segera dimulai. Kami berlima memepersiapkan diri masuk ke dalam. Terlihat hanya kami berlima saja yang ikut mentoring. ”Dan, yang lain mana? Tanya Hasta penuh penasaran.” Tadi udah diajakin semuanya yang muslim, tapi banyak yang ga bisa!” Jawab Dante yang sedikit kecewa dengan peserta yang datang. Anto sempat mngintip peserta wanitanya, ternyata cukup banyak bila dibandingkan segala laki-lakinya. Segalanya berjalan dengan baik sampai aku mendengar suara ”DIA” lagi. Seketika amarah yang aku tutupi meluap kembali. ””DIA” ngapain lagi kesini?” gumamku. Mentor yang awalnya aku rasa menyenangkan berubah menjadi tak karuan. Aku selalu saja menggumam tanpa mendengarkan isi materi yang disampaikan oleh Wali kelasku. Lalu, Beliau menyadari apa yang terjadi denganku. Sejenak mentor terhenti dan Beliau memendang kearahku. ” Kenapa Er?, Ada masalah sama ”DIA”?” Aku terkejut mendengar pertanyan yang dilontarkan Beliau. Aku berpikir sejenak, sepertinya, Beliau memiliki insting yang bagus menganalisis anak muridnya. ”Abis diputusin kali Pak!” Sahut Hasta dilanjutkan guyonan canda tawa dari teman-teman yang lain.” Engak ada apa-apa kok Pak! Lanjutin aja mentornya!” Aku mencoba menjawab berharap dapat menutupi perasaan yang aku rasakan saat itu. ”Cie..cie…” lagi-lagi candaan yang aku dapat dari mereka. Suasana yang seharusnya kondusif berubah ramai dengan mencandaiku. Aku berpura-pura meminta minum pada Hasta yang ku tahu di tidak pernah membawa minum. Aku melakukan hal itu untuk mengalihkan pembicaraan saja. Alhasil, aku malah tambah parah diejek mereka. Melihat suasana yang semakin tidak kondusif ini, Beliau kembali mencoba mengambil alih suasana. ” udahlah, yang seperti itu jangan dipikirin! Nanti saja kalau sudah waktunya!” Semua terdiam setelah mendengar hal itu. Sepertinya kami menyadari kesalahan kami yang membicarakan hal ini bukan pada tempatnya. Lalu, suasana kembali kondusif. Hal ini samakin bertambah setelah Beliau memberikan kami pengarahan tentang hal pria dan wanita. Beliau mengajak kami untuk tidak memikirkan hal seperti itu saat ini. Beliau menyarankan kepada kami untuk membuat rencana kedepan dalam hal ini rencana memilih pasangan. Kami semua sama sekali tidak mengerti apa yang dibicarakan Beliau. Kami hanya mengangguk-anggukkan kepala saja. Biar keliatan mengerti di hadapan Beliau. ”Mungkin suatu saat nanti kalian mengerti, saya hanya memberikan apa yang harus kalian dapatkan saat ini.” itu kata-kata terakhir yang belian berikan hari itu. Mentorpun selesai dan kami mengakhirinya dengan penuh senyuman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sambil berjalan keluar, Beliau terkejut mendengar Ganesh dan Anto menanyakan waktu mentor minggu depan. Beliau tersenyum bahagia melihat anak didiknya begitu semangat mentoring. Beliau hanya tersenyum. Kami pulang bersama-sama sambil membahas yang dibicarakan beliau. Walaupun kami tidak mengerti sama sekali, tapi kami senang mendapatkan banyak pelajaran yang bisa kami dapatkan. Mungkin saat ini kami tidak menyadari, tapi kami percaya terhadap kata-kata beliau bahwa suatu saat nanti kami pasti mengerti. Saat itu, yang ada dibenakku adalah kata ”Rencana”. Setelah sampai di ujung jalan, aku berpisah dengan tema-teman yang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku pulang bersama Hasta. Rumahnya searang dengan rumahku. Kami berjalan kaki sampai rumah melewati jalan yang cukup bising. Selama perjalanan, Hasta menanyakan tentang sebuah rencana kedepan. Aku sendiri saat itu tidak mengerti apa yang dimaksud dengan rencana kedepan. Tapi hal itu yang menjadi pemikiranku selama pejalanan. Kami berjalan sangat sunyi sekali. Yang terdengar hanya suara mobil yang lalu lalang. Kami sama-sama berpikir sebuah rencana dan sampai tiba di persimpangan jalan nenuju rumah Hasta, kami tidak mendapatkan jawabannya. Di sini aku dan Hasta berpisah.”Er, kalo lw udah ngerti yang gw tanyain tadi, telpon gw ya…?” Ujarnya sampil berpisah denganku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah berpisah dengan Hasta di pesimpangan jalan tadi, aku melanjutkan perjalanan pulang. Lagi-lagi, aku memikirkan sebuah kata yaitu Rencana. Aku mencoba memikirkan hal lain, tapi yang terjadi aku malah memikirkan ”DIA”. Aku teringat-ingat ”DIA” lagi. Melihat kondisi pikiran yang semrawut, aku mempercepat jalanku dan berharap cepat sampai rumah. Aku berniat tidur untuk melupakan sejenak semua yang aku alami selama seharian di sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesampai di rumah, aku langsung menuju kamar segera menanggalkan kemeja sekolahku dan lekas tidur.”Er, kamu makan dulu baru tidur”. Tegur bunda melihatku yang terburu-buru menuju kamar. ” nanti aja bunda, aku masih kenyang.” Jawabku. Aku sedikit berbohong karena aku perutku sudah keroncongan tapi aku tidak nafsu makan memikirkan ”DIA”. Di kamar, aku membaringkan diri dan melihat keatas atap kamarku yang mulai rusak. Sesaat aku sadar kalau aku memiliki kewajiban untuk memperbaikinya, tetapi lagi-lagi, memikirkan hal yang ”DIA” lakukan tadi membuatku malas melakukan apapun. Sejenak terbesik di hatiku untuk membalas kelakuan ”DIA” esok hari. Aku mencari secarik kertas kosong, lalu aku mulai menulis hal-hal apa saja yang akan aku balas ke”DIA”. Aku menulis beberapa rencana jahil yang menurutku itu pantas ”DIA” dapatkan. Sambil menulis, aku tersenyum membayangkan ekspresi ”DIA” saat kujahili esok. Aku sempat tertawa melihat semua yang aku tulis. Setelah itu, aku terlelap lelah dengan pensil masih berada di tanganku dan sebuah secarik kertas dengan beberapa rencana jahil untuk ”DIA”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Esok Hari yang penuh dengan Kejutan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tepat pukul 5 pagi aku terbangun dari tidur yang menyejukkan segala pikiranku seharian kemarin. Aku menyambut pagi dengan semangat menggebu-gebu tak sabar menjalankan rencana yang akan aku laksanakan hari ini untuk ”DIA”. Terdengar cukup jahat tapi itulah diriku sat itu. Pagi itu aku jalani dengan senyuman yang terpancar di wajahku. Aku melangkahkan kaki menyapa semua orang yang ku kenal sampai beberapa orang terkejut melihatku berbeda dari biasanya. Aku melewati setiap langkah penuh dengan keceriaan menyambut ”persembahan” yang aku persiapkan untuk ”DIA” di sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pukul 06.50 aku tiba di sekolah tercinta. Aku sapa satpam yang sedang berdiri di gerbang depan. Terlihat wajah heran yang terpancar melihat seorang siswa yang tidak pernah menyapa tiba-tiba menyapa dengan penuh senyuman. Akan tetapi, satpam membalas sapaanku dengan lembut. Bermula dari sana, sampai sekarang aku dekat dengan satpam yang menjaga pintu depan. Aku menuju wilayah selatan yang menjadi tempat kelasku. Sambil melangkahkan kaki menuju kelas, tiba-tiba aku melihat ”DIA” dari belakang. Aku tahu betul kalau itu ”DIA” karena aku hafal cara berjalannya. Melihat dari belakang dengan penuh niat jahil yang sudah tidak sabar untuk aku lakukan. ”DIA” menuju kelas tanpa sadar kalau aku berada di belakangnya. Lalu aku lekas kekelasku karena kulihat Hasta dan Dante telah menungguku ditangga depan kelasku. Mereka senang sekali duduk-duduk ditangga sambil mengobrol hal-hal yang kebanyakan kurang penting namun cukup jenaka untuk didengar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesampai di depan kelas, aku langsung bergabung dengan Hasta dan Dante yang telah menungguku tanpa menaruh tas terlebih dahulu. Mereka berdua masih saja membicarakan isi mentor yang kemarin. Dapat dimaklumi kalau mereka masih penasaran, wajar karena kami masih dalam tahap peralihan. ”Er, udah tau belom tentang kemaren?”tanya Hasta kepadaku. ”Kemaren yang mana?” jawabku pura-pura lupa. ”Dasar lw Er, pikun banget lw!” gurau Anto yang baru datang dari kelas sebelah. Kita bertiga duduk-duduk di dekat kolam kecil yang baru selesai dibangun sambil membahas makna mentoring kemarin. Teng..teng..teng…, suara bel berdering. Kami pun lekas masuk ke kelas dan mempersiapkan buku yang akan dipakai dijam pertama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diselah-selah pelajaran, Ganesh yang berada di sebelah meja aku dan Anto menanyakan hari buat mentor minggu depan. ”minggu depan mau mentor hari apa?”tanyanya sambil berbisik takut terdengar oleh guru. Kami tidak memberikan jawaban saat itu karena kami berdua sedang fokus terhadap pelajaran yang sedang disampaikan guru. Kulihat wajah kesal Ganesh beberapa saat setelah dia menunggu jawaban yang tidak terjawab. 3 Jam hampir berlalu dan kulihat jam menunjukkan pukul 09.50. ”Tinggal 10 menit lagi nich”, gumamku dalam hati. 5 Menit sebelum jam berakhir, Ganesh meminta kami yang ikut mentor kemarin untuk tidak pergi kekantin dulu. Ganesh mau menanyakan hal yang sama seperti yang dia tanyakan tadi. Akhirnya kami sepakat bahwa mentor dilaksanakan setiap Rabu jam 2 siang. Setelah itu, Ganesh meminta izin duduk di bangkuku untuk membaca comik. Aku izinkan saja dia karena aku tahu dia sangat suka membaca sambil bersenderan. Lalu, aku dan keempat sahabatku pergi kekantin. Biasalah, kami selalu pergi bersama-sama dan memakan makanan yang sama jenisnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di kelas, Ganesh yang sedang membaca komik merogoh bagian dalam meja dan menemukan selembar kertas yang berisi rencana jahilku buat ”DIA”. Dia terkejut saat membaca dan langsung menungguku di depan pintu. Serelah kenyang, ku dan teman-teman kembali ke kelas berniat menengerjakan tugas yang belum selesai. Ketika berjalan di koridor kelas, aku melihat Ganesh dengan wajah yang sedikit kesal memandangku. ”Er, sini dech! Gw mau ngomong sebentar!” Pinta Ganesh padaku. Aku menerima ajakannya dan kami berdua duduk di dekat kolam ikan. ”Ada apa Nesh?”tanyaku. ”gini Er, gw mau nanya tentang ini.” tanya Ganesh sambil menunjukkan selembar kertas yang ternyata itu punyaku. Aku terdiam tak percaya dia tehu semua rencanaku. Belum sempat aku jelaskan semuanya ke Ganesh, bel berbunyi tanda masuk telah tiba. Aku meminta Ganesh untuk membicarakan hal ini setelah pulang sekolah nanti. Ganesh pun setuju. Aku merasa tidak enak saat Ganesh mengetahui rencanaku ini. Aku tahu Ganesh adalah teman baik ”DIA”. Aku khawatir Ganesh memberitahukan rencanaku ini ke ”DIA”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah Ganesh menemukan dan mengetahui rencanaku itu, belajarku jadi tidak fokus. Aku memikirkan sejuta alasan untuk aku berikan ke Ganesh setelah bel pulang nanti. Waktu terasa cepat berlalu, tidak ada sedikitpun ilmu yang aku dapatkan ssetelah istirahat tadi. Aku terkejut saat aku lihat waktu telah menunjukkan pukul 13 yang berarti sudah waktunya untuk pulang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah bel pulang berbunyi, Ganesh meminta untuk sholat terlebih dahulu baru kita membicarakan hla tadi. Aku setuju-setuju saja dengan rasa khawatir Ganesh mengadu jika dia bertemu dengan ”DIA” di musholla. Ganesh pergi lebih dahulu menuju musholla dan aku menyusul dari belakang. Jantungku semakin tak tentu berdenyut selama menuju musholla. Sesampai di sana, aku mencoba untuk melihat apakah ”DIA” ada si sana atau tidak. Alhamdulillah, ternyata ”DIA” sudah pulang bersama teman dekatnya Dhea. Akupun sholat dengan sedikit tenang walaupun dag-dig-dug menyerang perasaanku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah sholat, hatiku menjadi semakin tertekan, terlihat Ganesh sudah memakai sepatu dan bersiap-siap meminta keterangan dariku. ”Er, kita ngobrol sambil jalan aja!” ga papakan?” tanyanya. Aku pun tidak bisa menolak karena rasa bersalahku. Kita pun berjalan pulang bersama-sama dan sambil berjalan pula aku mengungkapkan argumen pembuatan tencana itu dan aku juga menceritakan tentang kejadian kemarin. Ganesh mendengarkan semua penjelasanku dengan khidmat sekali tanpa memotongnya sedikitpun. Setelah selesai mendengarnya, Ganesh bertanya,”Er, lw tahu dari mana kalau ”DIA” cewek kayak gitu? Apa Cuma dari ”DIA” ngomelin lw lantas lw bisa menganggap ”DIA” kayak gitu? Lw salah besar Er! Lw pasti nyesel saat lw tau ”DIA” bukan seperti apa yang lw pikirin!” Aku bingung mau menjawab apa! Aku lagi-lagi terdiam dan hanya bisa diam. Pertanyaan Ganesh membuatku penasaran tentang ”DIA”. ”Sehebat apa ”DIA” sampai-sampai Ganesh berkata seperti itu?” tanyaku dalam hati. Kita berdua berjalan dengan berdiam-diaman sampai tiba di ujung jalan. Akhirnya aku dan Ganesh berpisah. Dia sedang ada acara keluarga di tempat pamannya. Jadi kita berdua tidak bisa pulang bersama-sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah berpisah dengan Ganesh, yang ada dipikiranku hanya ”DIA”. Siapa ”DIA”? Pikiran itu yang meracuni pikiranku sampai beberapa hari kedepan. Sampai suatu saat aku berencana mencaritahu siapa ”DIA”, bagaimana sifatnya, dan apa yang menjadikan ”DIA” sangat spesial dimata Ganesh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bersambung…………….&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7982548438213633844-8964897428340554716?l=hiragizawaisland.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/feeds/8964897428340554716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7982548438213633844&amp;postID=8964897428340554716' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/8964897428340554716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7982548438213633844/posts/default/8964897428340554716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hiragizawaisland.blogspot.com/2008/01/dia-bukan-segalanya-part-1.html' title='Dia BUkan Segalanya Part 1'/><author><name>hiragizawa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17979742109368717582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_oYNj8z4O4j0/R4BxM5wTfyI/AAAAAAAAAAU/J7DSBMiFxp4/s72-c/ist2_348336_icon_broken_heart.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
